Hai Semua apa kabar ?
Sorry banget gua baru update lagi setelah 1 tahun, alasannya karena sibuk persiapan untuk wisuda kemarin (banyak alasan!!) hehehe.
Ok kali ini gua akan melanjutkan perjalanan kami yaitu ke Shenzhen, jeng jeng!
pada hari ketiga ini, pada saat gua melihat pagi hari di Hongkong, gua semakin menyadari bahwa sudah semakin dekat dengan waktu kepulangan kami. Cukup sedih tetapi harus tetap semangat menjalani nya.
Oke Shenzhen, memang merupakan tempat yang harus dikunjungi pada saat kita main ke Hongkong juga, karena apa? Shopping! (Eh maksud nya Window of the world nya :p)
Oke disini kami menggunakan MRT lagi, dan waktu menunjukan pukul 8 pagi. Jarak tempuh kesana kurang lebih 45 menit, cepet kan?
Sesampainya disana kami harus mengurus Visa on Arrival kami yang berlaku kurang lebih 1 minggu, untuk biaya pembuatan visa sekitar 150 Yuan. Dan jangan khawatir, semuanya cepat kok asal tidak ramai hehehe.
Setelah melewati penjagaan kami segera menuju keluar dan bingung sendiri, kenapa? karena disana ga ada yang bisa ditanyain pakai bahasa inggris (mungkin bahasa kalbu kali ya). Karena kami bingung mau naik MRT itu bagaimana, karena penjelasan bahasa inggris nya juga minim, masa satpam nya ditanyai juga gatau huff sulit.
Akhirnya kami disamperin oleh mas-mas tukang taxi yang berani menggunakan bahasa inggris ala-ala, dan dia menawarkan 100yuan untuk diantar ke tempat menginap kami. yamfuun mahal kali, karena kami tipe gamau ribet sama currency kita bikin aja 1Yuan= Rp 2.000,00 pada saat itu ya hahaha sekarang udah naik lagi -___-".
Setelah lama tawar menawar dari 75Yuan (sempet udah mau nyerah di 75Yuan) akhirnya berhasil di angka 50 Yuan, OK DEAL!!
Kami pun kemudian di antar ke penginapan kami, dan ternyata memang dekat, apalagi kami memang mau naik MRT dari awalnya karena tau depan penginapan kami itu ada stasiun MRT nya huff.
Sesampai nya di inn kami segera check in dan segera ke kamar, ih kamar nya cucok deh besar sekali dibandingkan dengan yang di Hongkong, padahal harga nya jauh lebih murah yang di Shenzhen, yasudah jadi tidak terlalu sakit hari setelah ditipu sama tukang taxi tadi hahaha. untuk kamar di sana kami dapat dengan hari 500Yuan untuk 2 kamar. untuk informasi nama penginapan nya Dongmen Garden Inn, review bisa lihat di mbah G*ogle.
Setelah rapih kami langsung bersiap-siap menuju "Window of the World" (akan saya singkat WotW), namun sebelum itu kami bertanya dulu kepada bagian informasi inn(receptionist) untuk menuju kesana, dan untung nya pegawai nya ramah-ramah disini, dan mereka memberitahu informasi dengan langsung memberikan peta (akibat kurang nya komunikasi yang baik antara kami #gaya).
Langsung kami menuju MRT, dan disana muncul lagi hal membingung kan, yaitu bagaimana cara kami untuk membeli token nya, karena disana menggunakan token bukan kartu seperti di Hongkong, setelah bertanya dari berpuluh-puluh orang dan terombang ambing disana akhirnya ada orang yang baik hati memberitahu informasi yang lengkap kepada kami (with English ok).
Akhirnya masuk juga kami kedalam MRT, dan disana papan penunjuk arah nya juga tidak menggunakan bahasa Inggris atau semacam alfabet yang bisa kami baca, tapi canggih nya adalah Window of the World menggunakan bahasa Inggris sendiri, kami sangat terharu dengan hal tersebut hahaha. Jadi jangan khawatir kesana gampang kok.
Sesampainya disana kami segera menuju loket tiket, kaget juga sih karena harga tiket nya muahaaal, 1 orang kena 150Yuan, sempet mikir-mikir mau batal, tapi ya masa udah jauh-jauh kesini dan capek perjalanan nya kesini kita mundur. Oke maju terus pantang mundur!
Masuk disana hal pertama yang saya lihat adalah luas sekali, pantas saja disana sampe disewa sekuter untuk tamu. Tapi karena kami orang-orang nya santai dan berjiwa petualangan kami kekeuh berjalan kaki (padahal hemat). Di WotW, disana hampir semua warisan budaya masing-masing negara ada. Untuk di Indonesia yaitu Candi Borobudur, Mesir-Piramida, Paris-Eiffel Tower dan masih banyak lagi.
Candi Borobudur
Setelah puas mengelilingi kami sekitar 3 jam an sih, kaki kami sudah mulai pegel, dan memutuskan untuk beristirahat. disana kami sedang berhenti di Mesir dan kaget melihat ada unta disana. Ternyata unta tersebut digunakan untuk berfoto, biar terlihat semakin asli hehe. Untuk berfoto dikenakan biaya 30Yuan.
Akhirnya selesai, kami pun memutuskan untuk keluar dan perut kami sudah mulai lapar, jadi kami memutuskan untuk makan KfC ala Shenzhen, Hmm porsi nya sedikit kurang memuaskan, lebih banyakan di Indonesia malahan, tapi untuk rasa not bad lah. Akhirnya kami pun kembali karena hari sudah semakin sore, di sana banyak toko textil, dan mama saya sangat tertarik untuk berkunjung kesana. Jadinya benar, kami duduk bertiga sedangkan mama saya asik berbelanja, dan setelah saya tanya mama saya memang harga nya jauh sekali lebih murah dari disini.
Setelah asik berbelanja kami memutuskan untuk kembali terlebih dahulu ke hotel karena bahan yang mama saya beli ternyata cukup banyak ehem.
Malam nya, kami memutuskan untuk berjalan-jalan ke depan mall hotel kami untuk makan. Oh iya di Shenzhen menurut saya untuk makan harga relatif murah kok, bahkan untuk di dalam mall sekalipun sekitaran 8 Yuan=16ribu padahal porsinya jumbo bisa buat ber2. Nah seperti yang saya bilang sebelumnya di sini sangat sulit untuk bisa berkomunikasi, jadi jari-jari tangan dan gerakan-gerakan tubuh harus sangat handal hahaha. Karena saya untuk pesan Milk Tea, udah saya sebutin sesuai yang di menu mereka bingung akhirnya tunjukin aja langsung, paling parah nya untuk cari Toilet, padahal di dalam mall, tapi semua orang pada bingung sendiri kita tanyain dari restroom, toilet, wc, saking bingungnya kita reka adegan sakit perut disana hahaha.
Setelah makan kami menuju pasar malam disamping mall, RAME LOH!! padahal sudah jam 7 itu. Nah seperti kata kebanyakan orang kalau saya baca di blog-blog nya disana relatif murah dan saya bilang memang MURAH!! ya tidak semua sih tetapi bila dibandingkan banyak sekali yang murah disana bahkan kadang ada yang menurut saya udah kelewat murah dari harga yang saya perkirakan. Tapi tetep stay alert aja ya kayak di pasar Senen dkk, tawarlah!!
Harga Ok, Oleh - oleh aman
Dan perjalanan malam itu mengakhiri hari ke 3 kami di Shenzhen